Berita

October 31, 2023

Masa Depan Konten Olahraga Langsung: Berkembang Melampaui Siaran Langsung untuk Memenuhi Tuntutan Multitasking Media Digital

Rizki Wahyudi
WriterRizki WahyudiWriter
ResearcherMatteo BianchiResearcher

Perkenalan

Generasi muda berikutnya, penggemar TV siaran langsung olahraga, terlibat dalam perilaku multitasking digital, yang memerlukan pembuatan lebih banyak konten terkait olahraga berdurasi pendek untuk mempertahankan minat mereka. Para eksekutif industri menyadari kebutuhan ini, dan hampir 80% percaya bahwa konten olahraga harus diperluas melampaui siaran dan siaran langsung olahraga.

Masa Depan Konten Olahraga Langsung: Berkembang Melampaui Siaran Langsung untuk Memenuhi Tuntutan Multitasking Media Digital

Masa Depan Konten Olahraga Langsung

Menurut survei terhadap 150 eksekutif yang dilakukan oleh Altman Solon, 74% eksekutif industri percaya bahwa konten olahraga langsung akan dilengkapi dengan pengalaman media lainnya. Hal ini dapat mencakup statistik yang lebih baik, fitur baru yang imersif, konten yang dipersonalisasi, fitur loyalitas penggemar, dan penggabungan format terkait seperti game, podcast, dan berita.

Bangkitnya Multitasking Media Digital

Pertumbuhan perilaku multitasking di media digital terlihat jelas, dengan 57% konsumen rutin menjelajahi internet, 50% menggunakan media sosial, 43% mengirim pesan kepada orang lain, dan 31% memesan makanan. Pemirsa siaran langsung olahraga yang lebih muda, khususnya, diperkirakan akan menuntut lebih banyak lagi seiring dengan meningkatnya perilaku multitasking mereka.

Pentingnya Pengalaman Konten Multiplatform

Penulis laporan tersebut menekankan bahwa kelompok muda menghabiskan 1,5 kali lebih banyak jam online dibandingkan generasi tua. Hal ini menyoroti perlunya media olahraga untuk menyediakan pengalaman konten multiplatform guna memenuhi preferensi pemirsa muda.

Biaya Biaya Olahraga

Ketika biaya olahraga untuk jaringan TV dan platform streaming terus meningkat, negosiasi hak olahraga menjadi lebih kompetitif. Misalnya, babak baru negosiasi hak olahraga NBA dijadwalkan akan dimulai, dengan petahana TV ESPN dan jaringan Turner berupaya membuat proposal agresif untuk melawan meningkatnya persaingan dari Apple TV+, Amazon Prime Video, dan mempertahankan properti olahraga besar. Biaya olahraga untuk NBA diproyeksikan akan memecahkan rekor baru.

Kesimpulan

Di era digital, permintaan konten olahraga berdurasi pendek meningkat karena perilaku multitasking digital dari pemirsa siaran langsung olahraga yang lebih muda. Untuk memenuhi permintaan ini, media olahraga harus berkembang lebih dari sekadar siaran langsung olahraga dan menggabungkan pengalaman media lainnya. Selain itu, munculnya multitasking media digital memerlukan penyediaan pengalaman konten multiplatform. Ketika biaya olahraga terus meningkat, negosiasi hak olahraga menjadi lebih kompetitif, menyoroti perlunya jaringan TV dan platform streaming untuk membuat proposal agresif guna mempertahankan properti olahraga yang berharga.

About the author
Rizki Wahyudi
Rizki Wahyudi
About

Dari jalan-jalan ramai Surabaya, Rizki adalah pelopor dalam dunia strategi kasino online, menggabungkan nilai-nilai tradisional Indonesia dengan tren permainan global. Dikenal karena kejelasan dan antusiasmenya, dia adalah beacon bagi banyak pemain Indonesia yang memasuki kasino digital.

Send email
More posts by Rizki Wahyudi

Berita terbaru

Undangan Genesis 2024: Favorit, Peluang, dan Prediksi
2024-02-14

Undangan Genesis 2024: Favorit, Peluang, dan Prediksi

Berita